Otoracing.Net – Boyolali. Performa Aqshal Ilham bersama tim M2S Kate Kalteng sepanjang musim Superchallenge Super Prix 2025 bisa dibilang hampir sempurna.
Konsistensi, agresivitas, dan mental bertarungnya kembali terbukti pada seri final yang berlangsung pada 21–22 November 2025 di Sirkuit Gokart, Boyolali.
Meski gagal mengunci juara utama, Aqshal berhasil menutup musim dengan manis sebagai Juara Umum 2 kategori Bebek 4Tak Expert.
Julukan “Sang Petarung” terasa sangat cocok untuk pembalap bernomor start 195 tersebut. Bukan hanya soal skill, tetapi juga cara ia menghadapi tekanan dan situasi balap.
Dengan nada santai bercampur percaya diri, Aqshal menyampaikan salah satu prinsip balapnya: “Kalau nggak juara 1, ya bukan juara namanya mas, hehe.” (Ucapan Aqshal usai duel sengit dengan M. Erfin yang berakhir crash di race 2 kelas Bebek 4Tak 150cc Expert).

Aqshal Ilham podium ke 2 bebek 4Tak 130cc (ExMP2).
Meski hasil akhir bukan posisi puncak, Owner Mura Motor Sport (M2S) — Bos Yayan Tingan — mengaku bangga dan puas dengan performa Aqshal dan tim secara keseluruhan.
“Saya puas mas. Aqshal bertarung lepas tanpa beban dan bisa berada di rombongan depan. Raihan sebagai runner-up kelas 4Tak Expert kita syukuri. Itu hasil maksimal yang kita dapat,” ujar Bos Yayan Tingan.
Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi untuk seluruh komponen tim
“Terima kasih buat kerjasama tim, mekanik, pembalap, dan crew yang sudah berjuang maksimal tahun ini.”
Bos Yayan juga menambahkan permohonan maaf apabila selama keikutsertaan di gelaran Super Prix terdapat hal – hal kurang berkenan oleh tim dan pembalap.
Mengakhiri musim dengan atmosfer positif, Bos Yayan menyampaikan ucapan selamat kepada panitia dan seluruh juara umum Super Prix 2025, serta memberikan sinyal kesiapan untuk kembali berkompetisi.
“Semoga kita bisa kembali meramaikan Super Prix tahun 2026. Dan mudah-mudahan musim depan bisa tampil lebih baik.” tutup nya.
Oke, Selamat untuk Aqshal Dan Tim M2S!













